Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

10 Danau Terbesar di Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari 100 danau alami serta danau buatan. Danau terbesar di Indonesia ternyata berada di pulau Sumatera. Pastinya danau Toba adalah danau terbesar di Indonesia dan juga di Asia Tenggara. Selain danau Toba yang luas dan indah, Indonesia juga masih memiliki banyak danau alami yang luas dan besar serta menarik untuk dikunjungi. Ente mau....
Berikut adalah 10 danau terbesar di Indonesia.

Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau Tektovulkanik terbesar di Sumatera yang terletak di Provinsi Sumatera Utara.
Dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer.
Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Singkarak

Danau Singkarak berada di antara dua kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.
Danau ini memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas ke-2 di pulau Sumatera.
Panjang danau Singkarak adalah 20 km dengan lebar 6,5 km dan kedalaman 268 meter.
Danau ini merupakan hulu sungai Batang Ombilin.
Sebagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung yang berada di kabupaten Padang Pariaman.

Danau Laut Tawar

Sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Propinsi Nanggröe Aceh Darussalam.
Suku Gayo menyebutnya dengan Danau Lut Tawar.
Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,2 km.

Danau Poso

Danau Poso merupakan sebuah danau yang terletak di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Tepatnya di Kabupaten Poso.
Danau ini merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan memiliki panjang 32 km dan lebar 16 km.
Danau ini terletak pada ketinggian 657 m dpal.

Danau Maninjau

Danau Maninjau terletak di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Maninjau adalah danau vulkanik yang berada pada ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut dengan luas 99,5 km persegi dengan panjang 16 km dan lebar 7 km.
Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau.

Danau Ranau

Danau Ranau terletak di wilayah Sumatera bagian selatan antara propinsi Lampung dan Propinsi Sumatera Selatan. Tepatnya terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Propinsi Sumatera Selatan.
Luas Danau ini adalah 128 km persegi dengan panjang 16 km dan lebar 8 km. Di danau ini terdapat juga sumber air panas sehingga menjadikan daya tarik untuk dikunjungi.

Danau Towuti

Danau Towuti luasnya 561,1 Km persegi dengan kedalaman maksimun 203 meter merupakan jenis danau tektonik.
Secara administratif, danau ini terletak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kawasan Danau Towuti merupakan bagian dari
Taman Wisata Alam Danau Towuti, yang dikelola oleh
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan.

Danau Tempe

Danau Tempe terletak di bagian Barat Kabupaten Wajo, tepatnya di Kecamatan Tempe, sekitar 7 km dari Kota Sengkang menuju tepi Sungai Walanae.
Danau Tempe yang luasnya sekitar 13.000 hektar ini memiliki spesies ikan air tawar yang jarang ditemui di tempat lain. Hal ini karena danau tersebut terletak diatas lempengan benua Australia dan Asia.

Danau Sembuluh

Danau Sembuluh merupakan danau terbesar di Kalimantan Tengah dengan luas 7.832,5 ha dan memiliki panjang sejauh 35,68 km.
Di sekitar danau yang luasnya mencapai 2.424 km2 ini terdapat beberapa desa, yaitu Sembuluh I, Sembuluh II, Bangkal dan Terawan.
Untuk mencapai danau tersebut dari Palangkaraya, ibukota Kalimantan Tengah, Ente bisa menggunakan kendaraan darat sejauh 240 km menuju Sampit, dan dari Sampit menuju Desa Bangkal sejauh 80 km. Dari Desa Bangkal, Danau Sembuluh bisa dicapai dengan kapal motor sekitar 20 menit.

Danau Sentani

Danau Sentani terdapat di propinsi Papua. Luas danau Sentani adalah sekitar 9.360 ha dengan kedalaman rata rata 24,5 meter.
Berada diantara pegunungan Cyclops, merupakan danau Vulkanik.
Sumber airnya berasal dari 14 sungai besar dan kecil dengan satu muara sungai, Jaifuri Puay. Diwilayah barat, Doyo lama dan Boroway, kedalaman danau sangat curam.
Sedangkan sebelah timur dan tengah, landai dan dangkal, Puay dan Simporo.
Disini juga terdapat hutan rawa di daerah Simporo dan Yoka.
Dalam beberapa catatan disebutkan, dasar perairannya berisikan substrat lumpur berpasir (humus).
Pada per-airan yang dangkal, ditumbuhi tanaman pandan dan sagu.
Luasnya sekitar 9.360 Ha dengan kedalaman rata rata 24,5 meter.

sumber       
ReadFull Article ..

Minggu, 09 Maret 2014

Keunikan Nama Depan Pemain Belanda Keturunan Indonesia



1332252212107512985

Jika kita memerhatikan nama para pemain sepak bola Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia, ternyata seperti ada benang merahnya dan menjadi keunikan tersendiri. Di antara mereka ada yang merupakan mantan pemain timnas Belanda, masih menjadi warga negara Belanda, sementara sebagian besar telah dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.
Coba kita simak nama Giovanni van Bronckhorst, Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, Stefano Lilipaly, dan Sergio van Dijk. Nama Giovanni, Diego, Ruben, Stefano, dan Sergio biasanya kita temui di Italia, Spanyol, Portugal, Brasil, Argentina, atau negara-negara Amerika Latin lainnya. Contohnya saja ada nama-nama tenar, seperti : Giovanni Trappatoni (Italia),
Diego Maradona (Argentina), Diego Forlan (Uruguay), Ruben Baraja (Spanyol), Stefano Eranio (Italia), Sergio Conceicao (Portugal), atau Sergio Ramos (Spanyol).
Saya tidak tahu mengapa orang tua mereka lebih suka nama-nama tersebut atau memang ada faktor historis tertentu yang menjadi alasannya.
Sebagai perbandingannya kita mengenal banyak nama orang Belanda yang berkecimpung di dunia sepak bola, seperti : Johan Cruyff, Wim Rijsbergen, Henk Wullems, Ruud Gullit, Frank Rijkard, Ronald Koeman, Edgar Davids, Clarence Seedorf, Edwin van der Sar, Mark van Bommel, Robin van Persie, Arjen Robben, atau Wesley Sneijder. Sebagian besar nama depan mereka sangat khas Belanda, seperti : Johan, Wim, Henk, atau Ruud.
Mungkin hanya Marco van Basten dan Rafael van der Vaart yang nama depannya beraroma Italia dan Spanyol, seperti halnya para pemain Belanda keturunan Indonesia.
Keterangan gambar :
Diego, Stefano, dan Ruben, pemain Belanda keturunan Indonesia yang telah dinaturalisasi.
Sumber foto : matanews.com
ReadFull Article ..

Selasa, 10 Desember 2013

Gitar Buatan Indonesia Ini Jadi Gitar Terbaik Sedunia

Gitar Buatan Indonesia Ini Jadi Gitar Terbaik Sedunia

Indonesia memang tidak habis-habisnya kehabisan prestasi di tingkat internasional, salah satunya adalah gitar buatan Indonesia ini.

Gitar bermerek Rick Hanes buatan Sidoarjo ini menjadi gitar terbaik di dunia versi Guitar Planet mengalahkan 362 gitar lainnya seperti merek terkenal Fender dan Gibson.

Selain mendapat predikat terbaik di dunia, gitar tersebut juga banyak digunakan musisi luar negeri, dengan harga sekitar Rp 7 juta hingga Rp 15 juta.

Gitar buatan anak bangsa ini menggunakan kayu maple dengan proses pengeringan, pemadatan dan pengepresan yang kemudian dirakit menjadi gitar elektrik.

Untuk kualitasnya jangan ditanya, gitar ini telah dibanting serta diinjak necknya oleh ukuran tubuh orang dewasa, namun tidak ada kerusakan berarti

Rick Hanes telah mendapatkan penghargaan untuk kategori Guitar of the Year 2012-Artist Signature, Guitar of the Year 2012-Most Innovative, dan Guitar of the Year 2012-Best Artwork.

Rick Hanes Chris Bickley DR Pro 
#1 Guitar of the Year 2012 & #1 Artist Signature Category
Rick Hanes Chris Bickley DR Pro

Rick Hanes Avenix
#2 Guitar of the Year 2012
Rick Hanes Avenix

Rick Hanes DR Medium
#3 Guitar of the Year 2012
Rick Hanes DR Medium

Apakah Anda yang gitaris akan membeli gitar buatan Indonesia ini?
ReadFull Article ..

8 Orang Indonesia yang Paling Misterius

1. Supriyadi
Siapa sih yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Kalo elo-elo gak tau, tandanya pas pelajaran sejarah pada tidur di kelas ya, hehehe� Supriyadi adalah pahlawan nasional Indonesia, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air (PETA) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut. Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang orang Indonesia.

Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho. Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membikin sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku �Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno�, yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang. Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan Kini berusia 88 tahun. Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.

2. Tan Malaka
Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah sedikit (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain. Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu (termasuk oleh Bung Karno) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu. Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.

3. Gunadarma
Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaan nya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah �kulit� yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.

Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan �kulit� situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata symbol dan bukan merupakan nama seseorang. Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol (kalo perlu pake empat kaki!) bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.

4. Ki Panji Kusmin
Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya. Disertai malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang menyimpang pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya Tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin. Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun. Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.

5. Imam Sayuti alias Tebo
Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami-istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami-istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama. Ternyata, baru tiga hari pamitan, Fai pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asli). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah. Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap laki-laki itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. Maka gegerlah sudah keluarga baru ini.

Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya. Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk dari langit. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami-istri ini layaknya anak mereka sendiri. Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak. Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa �bersetubuh� dengan manusia dan melahirkan manusia �gado-gado�. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan �makhluk� ini.

6. Perobek Bendera Belanda Di Hotel Oranje
Peristiwa 10 November 1945 tentu tidak lepas dari dipicunya oleh salah satu peristiwa yang paling heroik, yaitu perobekan bendera Belanda di atas Hotel Oranje. Kisah ini dipicu oleh berita bahwa di Hotel Oranje di Tunjungan telah dikibarkan bendera Belanda merah-putih-biru oleh Mr Ploegman. Tentu saja hal tersebut tidak diterima oleh para arek-arek Suroboyo yang merasa pengibaran bendera tersebut dianggap sebagai penghinaan sebagai bangsa yang merdeka. Pada akhirnya Mr. Ploegman dibunuh oleh seorang pemuda mendekati dirinya tanpa ia ketahui dan menusukkan pisaunya bertubi-tubi. Pada saat itu Mr. Ploegman menghadapi ribuan massa di depan hotel yang menuntut penurunan bendera triwarna tersebut.

Pada saat itu teriakan untuk menurunkan bendera kian membahana. Sejumlah pemuda telah membawa tangga untuk naik ke atap hotel, terdapat 8 sampai 10 pemuda. Dari atap ada yang naik ke tiang bendera dalam gemuruh teriakan, lalu bagian biru bendera itu pun dirobek, dan jadilah kini Sang Merah Putih yang berkibaran di angkasa. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang menjadi perobek bendera tersebut? Dalam kondisi yang sangat kacau dan penuh massa, tentu tidak mudah bagi para saksi sejarah untuk mengetahui secara pasti siapakah yang melakukannya.

7. Penulis Buku Darmogandhul
Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya. Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara.

Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara. Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab �ngawur� ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda. Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda.

8. bloggerunix
https://si0.twimg.com/profile_images/3668309218/3ede1a0fb0a9af42d85341cf2c7154b9.jpeg
Pada tau siapa dia?


sumber
ReadFull Article ..

Jumat, 06 Desember 2013

Taman Mini Indonesia Indah

Sejarah

Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal d


engan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Melalui miniatur ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur Indonesia "Indonesia Indah", yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.

TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektar. Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia

Logo dan maskot

TMII memiliki logo yang pada intinya terdiri atas huruf TMII, Singkatan dari "Taman Mini Indonesia Indah". Sedangkan maskotnya berupa tokoh wayang Hanoman yang dinamakan NITRA (Anjani Putra). Maskot Taman Mini "Indonesia Indah" ini diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto, bertepatan dengan dwi windu usia TMII, pada tahun 1991.


Anjungan daerah 

Tari Jaipongan di Anjungan Jawa Barat TMII. 

Rumah gadang di Anjungan Sumatera Barat

Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat. Anjungan ini juga menampilkan baju dan pakaian adat, busana pernikahan, baju tari, serta artefak etnografi seperti senjata khas dan perabot sehari-hari, model bangunan, dan kerajinan tangan. Semuanya ini dimaksudkan untuk memberi informasi lengkap mengenai cara hidup tradisional berbagai suku bangsa di Indonesia. Setiap anjungan provinsi juga dilengkapi panggung, amfiteater atau auditorium untuk menampilkan berbagai tarian tradisional, pertunjukan musik daerah, dan berbagai upacara adat yang biasanya digelar pada hari Minggu. beberapa anjungan juga dilengkapi kafetaria atau warung kecil yang menyajikan berbagai Masakan Indonesia khas provinsi tersebut, serta dilengkapi toko cinderamata yang menjual berbagai kerajinan tangan, kaus, dan berbagai cinderamata. 
Sejak tahun 1975 hingga tahun 2000 rancangan asli TMII terdiri atas anjungan rumah adat dari 27 provinsi di Indonesia, termasuk Timor Timur. Akan tetapi setelah Timor Leste merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002, status anjungan Timor Timur berubah menjadi Museum Timor Timur. Selain itu karena kini Indonesia terdiri atas 33 provinsi, anjungan-anjungan provinsi baru seperti Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Gorontalo, Kepulauan Riau, dan Papua Barat telah dibangun di sudut Timur Laut TMII, walaupun ukuran dan luas anjungan provinsi baru ini jauh lebih kecil dari anjungan provinsi yang telah dibangun sebelumnya. 



ReadFull Article ..

Selasa, 03 Desember 2013

Stadion baru di Indonesia

Stadion yang bakal jadi stadion moderen bertaraf internasional Coy....
Stadion Gelora Utama Bung Karno Jakarta tampaknya harus segera berbenah diri agar dapat bersaing dengan stadion - stadion modern yang sedang dibangun di berbagai daerah di Indonesia. Kesuksesan provinsi Kalimantan Timur dalam membangun kompleks stadion Palaran yang digunakan dalam PON kemarin tampaknya memicu daerah - daerah lain di Indonesia untuk membangun berbagai stadion dengan desain yang lebih megah dari Palaran. Dari puluhan rencana pembangunan stadion di berbagai daerah di Indonesia beberapa diantaranya bisa dibilang luar biasa! Stadion yang dahulu hanya bisa kita impikan untuk dibangun di atas tanah bumi pertiwi ini kini sudah banyak yang telah berada dalam tahap penyelesaian akhir.
Yang paling dekat untuk menjadi kenyataan adalah stadion Perjiwa yang berada di Kalimantan Timur. Mulai dibangun pada tahun 2007 stadion ini nantinya akan menjadi pesaing utama saudaranya yang masih berada di satu daerah yaitu stadion utama Palaran. Stadion Perjiwa ini dipastikan akan menjadi stadion tercanggih di Indonesia dengan atap model knock down yang bisa membuka dan menutup sendiri secara digital! LOL! Stadion berkapasitas 35.000 penonton ini nantinya akan menjadi kandang bagi klub Mitra Kukar.
Stadion lain yang juga akan segera menjadi kenyataan adalah stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Stadion ini juga sedang dalam tahap penyelesaian dan direncanakan akan rampung pada tahun 2010 nanti. Sejak mulai dibangun pada tahun 2008 lalu stadion berkapasitas 50.000 penonton ini memang direncanakan untuk menjadi home base klub Persebaya Surabaya yang saat ini masih menghuni stadion Gelora 10 November.
Selain Persebaya dan Mitra Kukar, Persib Bandung dan Persija Jakarta juga mendapat hembusan angin segar dari pemerintah. Kedua klub elit Liga Super Indonesia ini sedang menunggu rampungnya stadion megah mereka yang konon menelan dana ratusan miliar rupiah! Persib Bandung yang saat ini masih menumpang di stadion Si Jalak Harupat sedang menunggu rampungnya stadion berkapasitas 40.000 penonton milik mereka sendiri yang rencananya akan selesai dibangun pada tahun 2011. Stadion tersebut nantinya akan bernama stadion Gedebage Bandung.
Klub Persija Jakarta yang saat ini juga berstatus "menumpang" di Stadion Utama Bung Karno Jakarta tampaknya harus bersabar untuk menunggu stadion baru mereka. Stadion Taman BMW Jakarta yang nantinya akan mereka huni ini dijadwalkan baru akan rampung pada tahun 2011 nanti. Stadion berdesain mirip stadion sarang burung di Cina ini nantinya akan menjadi salah satu stadion modern termegah di Asia! Stadion ini konon akan menjadi Alianz Arenanya Indonesia chuy! Keren gax thu?
Selain stadion-stadion di atas masih ada Stadion Utama Tanjung Pinang (Dompak) dan Stadion Nasional Riau yang dijadwalkan untuk dapat digunakan pada PON 2012, Stadion Landak di Kalimantan Barat, serta Stadion Sudiang di Makassar yang konon akan menjadi stadion terbesar di Indonesia dengan kapasitas 100.000 penonton!!! Lo sudah kaya gini apa Indonesia masih minder bwat jadi tuan rumah Piala Dunia 2022? Maju terus Indonesiaku! Kita pasti bisa!
ReadFull Article ..

Senin, 02 Desember 2013

Top 10 Gitaris Wanita Indonesia

Monopoli piawai alat musik gitar tidak hanya dikuasai kaum pria. Di Indonesia pun kartini-kartini gitar banyak terdapat. Bahkan diantara mereka kini bisa berkecimpung di dunia artis dan memiliki band papan atas.Dan ini dia 10 gitaris wanita indonesia.

Berikut 10 kartini piawai gitar seperti dikutip dari Potret.org;

1. PRISA RIANZI

Selain memiliki wajah cantik, gitaris bernama lengkap Prisa Adinda Arini Rianzi ini menguasai permainan gitar di atas rata-rata. Musik bergenre metal yang dihasilkan dari senar gitarnya merupakan hasil inspirasinya dari band-band dunia yang difavoritkan, seperti God Forbid, Trivium, As I Lay Dying, Killswitch Engage, Shadows Fall, Megadeth, Slayer, Unearth, Lamb of God, The Black Dahlia Murder.

Gadis kelahiran Jakarta, 6 Januari 1988 ini pun sempat terpilih menjadi gitaris Sheila On 7 sebagai additional player untuk promo album SO7 di bulan Juli 2006, serta gitaris J-Rock untuk lagu Kau Curi Lagi pada Agustus 2007. Perjalanan karirnya cukup menarik, apalagi di awal bermain gitar, ia hanya berbekal les karena ingin mengalahkan temannya. Hingga akhirnya Prisa berhasil, dan pada Juli 2008, ia merilis album solo pertamanya bertajuk PRISA - bukan hanya sebagai gitaris tapi juga ikut menulis beberapa lirik.

2. MITHA THE VIRGIN

Gadis bernama lengkap Cameria Happy Pramita ini lahir di Jakarta, 2 Januari 1986. Sejak beranjak remaja ia sudah menguasai gitar. Bahkan saat masih SMP ia sudah mulai ngeband bersama teman-temannya. Mitha sempat juga membentuk band bernama Million Sekarsari dan menggantikan posisi Ayu Ratna di Garasi Band untuk sementara waktu.

Perjalanan karirnya cukup menjanjikan saat diambil Ahmad Dhani. Ia didaulat menjadi gitaris The Rock versi Indonesia yang menjadi trigger lonjakan karirnya. Sukses di The Rock, Mitha dipercaya membentuk grup yang masih di bawah asuhan Dhani bernama The Virgin. Di sini karirnya makin pesat hingga diambil untuk bernyanyi bersama Mulan Jameela di lagu Cinta Mati II dan Cinta Fitri. Proyek Dhani lainnya yakni T.R.I.A.D. juga mengambil Mitha sebagai gitaris.

3. TASHEA NICOLE DELANEY

Berawal dari kecintaannya mendengarkan band-band classic rock seperti Led Zeppelin, Skid Row, hingga Motley Crue sejak kecil, Tashea jatuh cinta pada suara gitar dengan warna metal. Gadis kelahiran Jakarta, 10 Juli 1988 ini pun belajar sendiri secara otodidak, dan akhirnya mendirikan sebuah band bernama Painkiller pada 2003 dan meluncurkan album indie. Gadis blasteran Texas-Medan ini juga telah menghasilkan album kompilasi METALIK KLINIK 9. Pada tahun 2008, Tashea didaulat menjadi mentor lagu berbahasa inggris milik band Radja, yang akhirnya membawanya menjadi model video klip Sama-Sama Suka milik Ian Kasela dkk dan terlibat dalam berbagai konser Radja.

4. CHUA KOTAK

Cewek kelahiran Makassar, 3 April 1988 ini sudah mulai mengenal dunia musik sejak duduk di bangku SMP di kota kelahirannya. Gadis bernama lengkap Swasti Sabdastantri yang akrab dipanggil Chua, makin mengibarkan sayap ketika berkuliah. Ketika tampil di salah satu acara bersama band kampusnya, Chua memikat hati seorang manajer band indie V-Mail - band yang waktu itu dinaungi Mitha The Virgin. Ia kemudian direkrut V-Mail dan tampil di beberapa acara.

Tak lama kemudian, karir Chua kian berkembang. Ia diangkat sebagai bassist Kotak dalam pembuatan album kedua. Chua merupakan pembetot bass ketiga Kotak setelah ditinggalkan Prinzes Icez Amanda yang sekarang menjadi personel T.R.I.A.D. dan Nissa Hamzah yang hijrah ke Omelette.

5. PRINZES ICES AMANDA

Icez mengawali karirnya dengan mengikuti audisi bassis di The Dream Band. Saat itu ia begitu yakin dengan bakatnya sebagai pembetot bass yang memiliki skill di atas rata-rata. Performanya yang memukau membuatnya meraih predikat sebagai bassis terbaik. Gadis kelahiran Bandung, 8 Juni 1987 ini sempat menjadi bassis band Kotak dan akhirnya diambil Ahmad Dhani sebagai bassis The Rock Indonesia.

6. DODO DCINNAMONS

Bernama asli Diana Widoera, Dodo merupakan salah satu pendiri resmi D Cinnamons pada 2004 lalu. Tidak hanya di gitar, Dodo juga berperan sebagai vokalis. Suaranya yang berat tak sedikit membuat orang terkagum-kagum. Apalagi dengan lantunan gitar akustiknya jika sudah mulai bermain. Dodo bisa dibilang jadi salah satu gitaris plus vokalis yang patut dilirik.

7. QOQO SHE

Nama lengkap cewek manis ini adalah Qotrunnada Fitriana. Kehadiran Qoqo di SHE berawal dari pergantian Jesica Lindross yang harus mengikuti sang suami ke Finlandia. Qoqo langsung dipercaya memegang gitar elektrik dalam lantunan lagu-lagu apik SHE. Personel terbungsu tersebut mampu memberikan nuansa rock pada grup musik ini yang membuat album kedua mereka berwarna beda ketimbang sebelumnya. Banyak yang bilang juga kalau Qoqo lebih garang ketimbang Jesica.

8. OPPIE ANDARESTA

Muncul di belantika musik tanah air dengan gitar dan suara merdunya, wanita kelahiran Jakarta, 20 Januari 1973 ini langsung mendapat tempat di hati pecinta musik. Lima album sudah ia hasilkan dari tahun 1993. Perjalanan karirnya cukup mulus. Sayangnya, Oppie jarang terdengar lagi. Terakhir di tahun 2009, ia hanya meluncurkan satu single berjudul Im Single, Im Very Happy. Single ini diluncurkan - tanpa album, sebagai rasa prihatin Oppie terhadap maraknya pembajakan di negeri ini.

9. NISSA OMELETTE

Nama aslinya Tjut Faranissa Bachrumsyah. Bassist satu ini lahir di Jakarta, 22 April 1989 dan tercatat sudah bergabung dengan bermacam-macam band seperti Aria Grands, Telor Ceplok, Music School All Stars, Kotak, hingga akhirnya bermuara di Omelette.

Awalnya, Nissa mengenal musik sejak masih balita. Maklum saja, sang mama ternyata adalah salah satu personel Aria Band yang laris di TVRI di era 1980-an. Dari situ ia pun diarahkan untuk mengenal musik lebih jauh. Ia diminta mendalami piano. Namun lama-kelamaan piano tidak membuatnya jatuh cinta, dan akhirnya ia tertarik pada bass di kelas 6 SD. Seiring karirnya, pada tahun 2005 akhir, Nissa ditawari Thomas Ramadhan di album BASS HEROES yang di bawah asuhan Sony BMG - dan tampil di lagu Rush.

10. JOJO DRAVEN

Mungkin nama Jojo jarang dikenal di Indonesia. Maklum saja, penyanyi berdarah Jawa ini lebih dikenal di luar negeri. Karirnya dimulai menjadi keyboardis beberapa band rock, sebelum akhirnya pindah ke Amerika di mana ia menimba ilmu musik di Musicians Institute in Hollywood, California. Pada tahun 1996, gitaris bernama Josephine Soegijanty ini bergabung dengan band cewek bernama Phantom Blue. Ia menggunakan nama aslinya, Josephine, hingga akhirnya band itu bubar pada 2001.

Dan di Juni tahun yang sama, Jojo bersama penggebuk drum Linda McDonald, vokalis Jenny Warren, bassis Melanie Sisneros, dan gitaris Sara Marsh (mantan personel Bandit) membentuk sebuah tribute band bernama The Iron Maidens. Ini adalah band tribute wanita satu-satunya di dunia kepada Iron Maiden. Di sini ia menjadi Adrienne Smith, versi wanita gitaris Iron Maiden, Adrian Smith. Prestasi yang dirainya yakni tiga Rock City Awards sebagai Best Female Guitarist. Tahun 2005, Jojo meninggalkan The Iron Maidens dan mengejar karir bersama suaminya, Danny Draven, mengerjakan komposisi untuk score film.sumber
ReadFull Article ..