Tampilkan postingan dengan label kamera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamera. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2014

5 Kamera Unik

Sebuah kamera pada dasarnya harus mempunyai dua unsur utama: lensa dan shutter. Pada kamera konvensional pro, masih ada sederet pelengkap lain, yakni jendela bidik, pengatur bukaan diafraghma (f) dan speed, serta iso (asa).

Lupakan segala hal berbau tekniks di atas, karena di masa kini semakin mudah orang menjadi fotografer amatir berkat berbagai gadget semacam telepon genggam yang dilengkapi fitur kamera. Cukup dengan lensa dan shutter, seseorang bisa mengambil gambar yang diinginkan.

Selain kamera yang sudah ada, masih banyak kamera unik seperti Lomo, kamera mainan (toy camera) hingga pin hole (kamera lubang jarum) yang digunakan untuk menghasilkan gambar yang tak lazim.

Kamera yang unik, tidak hanya dari gambar yang dihasilkan. Melainkan juga dari bentuk yang aneh, seperti misalnya kamera-kamera di bawah ini:

 
1. Sling Shot Camera 1126
Kamera berbentuk ketapel yang dirancang oleh 2 orang desainer Korea bernama Eom Sung Young dan Im Jung Eun. Cara kerjanya, sama seperti ketapel sungguhan jika ingin mengambil gambar. Dengan menarik karet yang berfungsi sebagai tombol shutter. Sling Shot Camera dilengkapi dengan layar LCD dan 2 lampu flash.

 
2. Cardboard Camera
IKEA, perusahaan ritel perabotan rumah meluncurkan kamera unik berbentuk kartu yang diberi merk KNAPPA. Kamera tipis ini terbuat dari karton daur ulang, bertenaga 2 buah baterai ukuran AAA, mampu menyimpan sebanyak 40 foto dan dilengkapi USB connector yang terintegrasi.

 
3. Gunshape Camera
Kamera bermerk AIMAT ini memang menyerupai pistol, dilengkapi pelatuk yang berfungsi sebagai tombol shutter. Arahkan kamera pada objek yang dituju, lalu tarik pelatuknya! Namun kamera AIMAT rancangan Franziska Dierschke hanya sebuah konsep dan tidak untuk dijual.

 
4. Binoculars Camera
Pembuat gadget terkenal asal Tokyo bernama Thanko, membuat kamera yang diberi nama UDGZDC8M. Berbentuk teropong (binocular) dengan fitur 4x digital zoom. Kamera 8 megapixel ini juga dilengkapi dengan layar LCD, memory slot dan USB port.

 
5. Ring Camera
Kamera bermerk Snap ini diproduksi oleh Canon, berbentuk cincin berwarna perak yang jika dilihat sekilas memang sangat mirip cincin asli. Lensa kamera terletak pada bagian lingkaran yang biasa ditaruh batu berharga. Sangat berguna untuk memata-matai sebuah tempat atau seseorang.
 
 
sumber
ReadFull Article ..

Selasa, 31 Desember 2013

Meneropong Lensa Kamera Rp 19 Miliar

Sudah bukan rahasia lagi bila terkadang aksesoris seperti lensa harganya lebih mahal dari kameranya sendiri. Apalagi lensa menjadi alat penunjang untuk mendapatkan gambar yang memuaskan.

Baru-baru ini Sheikh Saud bin Mohammed Al-Thani yang merupakan pangeran Qatar membeli sebuah lensa Leica Apo-Telyt-R 1:5,6/1600mm seharga USD 2,065 juta atau lebih dari Rp 19 miliar.

Dengan harga selangit tersebut, wajar bila menjadikannya sebagai lensa paling mahal di kelasnya.

Dipesan sejak tahun 2006, lensa kamera ini tidak diketahui seperti apa kehebatannya dalam meringkus gambar. Kecuali sedikit spesifikasi yang bisa didapatkan dari Leica Apo-Telyt-R 1:5,6/1600mm.


1. Spesifikasi

Lensa tele ini selain termahal, juga menjadi yang terpanjang, terbesar dan terberat yang pernah dibuat setidaknya oleh Leicca. Bayonet ini cocok dipasangkan dengan kamera SLR manual Leica R-series.

Bila dipasangkan dengan tudung lensa, memiliki panjang hingga 1.55mm dan bila dilepas maka panjangnya 1.2mm. Lensa ini juga mempunyai diameter lensa 42 cm, serta beratnya tidak kurang dari 60 Kg.


2. Sudut Pandang
 
Sesuai mereknya, Leica Apo-Telyt-R 1:5,6/1600mm, lensa ini memiliki panjang fokus 1600mm, sehingga mampu mencakup sudut yang sempit hingga diagonal 1,5 derajat.

Lensa ini juga sangat pas bila dipasangkan dengan teleconverter AP 1,4 x dan 2x, sehingga whopping sistem optical 1:8/2240mm dan 1:11/3200mm.


3. Tripod yang kokokh

Menurut APO-Telyt lensa ini mengandung elemen lensa apochromatic untuk mengoreksi chromatic aberration.

Namun untuk mendapatkan gambar yang tajam dari lensa raksasa ini akan menjadi tantangan besar dan membutuhkan dukungan tripod sangat kuat.
Bahkan menurut pakar Leica asal Denmark, Thorsten Overgaard, Sheikh Al-Thani menggunakan mobil untuk lensa yang berat ini untuk mengambil gambar.

Walaupun belum ada foto-foto penunjang untuk membuktikan seberapa tajam gambar yang dihasilkan.

Siapa Sheikh Al-Thani?


Sheikh Saud Al-Thani memang selama ini dikenal sebagai pencinta fotografi. Bahkan kecintaanya terhadap dunia foto plus dukungan dana yang melimpah, dia tidak jarang membeli berbagai foto dari berbagai masterpiece dunia, seperti May Ran dan Alfred Stieglitz.

Berkat hobinya itu, Al-Thani sejak tahun 1997 menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Seni dan Cagar Alam. Dia sangat berambisi menghadirkan museum bertaraf dunia di Qatar, termasuk Museum Seni Islam terbesar.
 
 
sumber
ReadFull Article ..