Selasa, 31 Desember 2013
‘Saya bukan budak’ Anuar Musa
myMetro
sukan@hmetro.com.my
SOKONG...Annuar membeli tiket sendiri untuk menonton perlawanan akhir Piala FA.
“Jika beliau nak beri amaran, tulis surat saja kepada saya,” kata Timbalan Presiden FAM, Tan Sri Annuar Musa, semalam.
Annuar berkata, sepatutnya Taufik terlebih dulu mendapatkan penjelasan daripadanya sebelum mengancam mahu mengambil tindakan ke atasnya dengan dakwaan beliau masih terbabit dalam aktiviti bola sepak.
“Saya bukan budak yang boleh dibuli. Sepatutnya beliau (Taufik) tulis surat pada saya minta penjelasan dan bukan mengancam mahu ambil tindakan tanpa mendengar versi saya.
“Macamlah saya tidak tahu peraturan dan undang-undang. Ini membabitkan kredibiliti saya sebagai seorang yang masih lagi pegawai FAM yang hanya digantung daripada terbabit dalam aktiviti bola sepak dan bukannya jawatan disandang,” katanya di Kota Bharu, semalam.
Semalam, akhbar melaporkan kenyataan Taufik yang berkata tindakan boleh diambil terhadap Annuar jika Presiden Persatuan Bola Sepak Kelantan (Kafa) itu gagal patuh kepada tindakan disiplin yang dikenakan terhadapnya.
“Jika Annuar terus ingkar, Jawatankuasa Tatatertib FAM boleh mengemukakan cadangan kepada Exco FAM untuk mengambil tindakan selanjutnya untuk memecat beliau daripada barisan exco FAM,” kata Taufik selepas mempengerusikan mesyuarat jawatankuasa itu di Wisma FAM di Kelana Jaya, kelmarin.
Taufik berkata, antara dakwaan yang diterima, Annuar hadir merasmikan penjualan tiket bagi perlawanan akhir Piala FA dan pelancaran CD Dikir Warriors di Kafe The Red Warriors, Pusat Dagangan Kelantan (KTC) Kota Bharu, Kelantan, Isnin lalu.
Senin, 02 Desember 2013
Penemuan Bukti Mujizat Nabi Musa membelah Laut Merah
Penemuan Bukti Mujizat Nabi Musa membelah Laut Merah. Dahulu kala ada cerita tentang mujizat Nabi Musa yang bisa membelah lautan. Nah, akan bagikan artikel mengenai Penemuan Bukti Mujizat Nabi Musa membelah Laut Merah. Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.
.jpg)
Menurut pengakuannya,selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.
Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa
struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam,dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.
Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi,ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.
Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang aq lingkari (lingkaran merah),menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di
sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat. Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).
Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan
luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam)
sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut
tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!sungguh luar biasa,Allah Maha Besar.

